Dec
20
2012

WORSKHOP Peningkatan Kapasitas Pelayanan BDS

Peningkatan Kapasitas Pelayanan
Business Development Services-Provider (BDS-P) terhadap UMKM
Rabu, 19 Desember 2012 di Ruang Sidang Perpustakaan Pusat UNS-Solo

Kegiatan Workshop ini merupakan kerjasama antara Balai Inkubator Teknologi BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dengan Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan UMKM LPPM UNS. Workshop ini dihadiri oleh 80 orang peserta konsultan pendamping Koperasi dan UMKM/BDS-P di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Acara dihadiri oleh Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI dalam hal ini diwakili oleh Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan BDS Bp Drs. Ahmad Zabadi, MM selaku Keynote Speaker, Kepala Balai Inkubator Teknologi BPPT, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Solo, dan Ketua serta Sekretaris Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan UMKM LPPM UNS. Adapun materi yang disampaikan pada workshop tersebut adalah :
1. Fungsi Pusat Inovasi BDSP dalam Penguatan Sistem Inovasi Daerah, oleh Dr. Tatang A. Taufik (Deputi Kepala Bidang Pengkajian Kebijakan - BPPT)
2. Harapan dan Tantangan Pengembangan BDSP, oleh
Zainal Arifin SE.MM (Ketua Asosiasi BDS Indonesia/ABDSI)
3. Peran BDSP dalam Pengembangan KUMKM oleh Drs. Samsul Hadi
(Presiden Direktur PT.PEAC-BROMO-Surabaya)
4. Pengalaman pengembangan BDSP UNS oleh Ir. Heru Irianto MM (Sekretaris PSP KUMKM-LPPM UNS)
Latar belakang workshop ini dilaksanakan oleh karena kondisi UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Indonesia yang merupakan satu motor penggerak roda perekonomian nasional, yang telah teruji dan mampu bertahan pada masa krisis ekonomi yang melanda dunia pada tahun 2009, serta telah berkontribusi besar menciptakan lapangan kerja baru diberbagai sektor perekonomian. Oleh karena itu dalam pengembangan UMKM, dimana Pemerintah dan sektor UKM harus terus melakukan upaya pengembangan serta penguatan daya saing bisnis & produk UKM mengingat kondisi pasar yang semakin mengglobal dan sangat kompetitif. Salah satu upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk menumbuh kembangkan UMKM, salah satunya yaitu pada tahun 2001, Pemerintah melalui Kementerian Koperasi & UKM RI, mengeluarkan kebijakan dalam memfasilitasi pembentukan lembaga penyedia jasa pengembangan bisnis untuk membantu UKM, yaitu penyedia jasa non finansial, yang dikenal sebagai Penyedia Jasa Pelayanan Bisnis (PJPB) atau Business Development Service Provider (BDS-P).
Business Development Service Provider (BDS-P) merupakan lembaga yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk melakukan kegiatan layanan pengembangan bisnis UKM, yaitu lembaga layanan pengembangan usaha (BDS-P) merupakan lembaga yang memberikan jasa konsultasi dan pendampingan untuk mengembangkan UMKM. Di Universitas Sebelas Maret, BDS UNS merupakan salah satu BDS rintisan di Indonesia, yang didirikan pada tahun 2001. Dalam perkembangannya, BDS UNS menjadi unit mandiri di LPPM UNS, dan pada tahun 2011 BDS UNS merupakan salah satu divisi pada Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan UMKM (PSP-KUMKM) LPPM UNS.
BDS merupakan perusahaan yang bergerak menyediakan jasa layanan konsultasi bisnis, bimbingan, pelatihan pelatihan, bertujuan untuk meningkatkan kinerja UKM, akses pasar dan kemampuan bersaing. Bentuk jasa layanan yang diberikan oleh BDS antara lain Jasa Layanan Berbasis Teknologi (mis. : desain, prototipe, pengujian, inkubasi bisnis berbasis teknologi, dll, Pengembangan SDM, Intermediasi/Jejaring Bisnis UMKM, dan Fasilitasi Akses Pembiayaan bagi UMKM. Berdasarkan layanan-layanan tersebut maka Pemerintah sangat perlu untuk melakukan upaya pemberdayaan terhadap BDS agar lebih mampu dalam membantu UKM dalam memperkuat daya saing menghadapi kompetisi pasar yang ketat dan mengembangkan produk produk baru oleh UKM yang berorientasi ekspor.
Oleh karena itu, dengan adanya Workshop Peningkatan Kapasitas Pelayanan Business Development Services-Provider (BDS-P) terhadap UMKM yang difasilitasi oleh BPPT kerjasama PSP-KUMKM LPPM UNS, diharapkan sebagai refleksi bagi peran BDS/BDS-P dalam menghadapi tantangan dan hambatan ke depan dalam pengembangan UMKM, yang diarahkan pada upaya peningkatan peran dan fungsi BDS/BDS-P secara optimal dalam pengembangan UMKM, sehingga dengan adanya workshop ini dapat memunculkan ide/gagasan yang kontruktif dalam upaya meningkatkan peran dan fungsi BDS/BDS-P ke depan, terutama dalam mengoptimalkan fungsi dan perannya dalam pengembangan Koperasi dan UMKM.

May
1
2012

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI CALON TENANT

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan perekrutan calon tenant yang diselenggarakan oleh Unit Inkubator Bisnis Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan UMKM (PSP-KUMKM) LPPM UNS bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Jawa Tengah dan Kementrian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, berikut kami umumkan hasil seleksi tenant :

NO NAMA JENIS USAHA
1 Alif Arna Danan Abdul Faathir Ampyang Khas Jawa
2 Slamet Riyadi Ternak Bebek, Pertanian Hortikultura
3 Supardi Produksi Aneka Minuman Jus Buah
4 Virnanto Hasmana Putra, A.Md Perdagangan Tanaman Hias Angrek dan Jamu Herbal, Rempah, dan Jamu godog
5 Farid Udin Makanan dan Minuman
6 Ayun Dhina Ratnasari Produksi Minuman Bebasis Yoghurt
7 Gunawan Arif Wibowo Perkebunan dan Industri teh stevia
8 Nurwidayat Sapto Atmojo Agroindustri (Minuman Sereal Dari biji-Bijian)
9 Trims Almauludi Produsen Pupuk
10 Ansori Kripik Tales
11 Suparni Produksi Aneka Keripik Jamur
12 Subardiyanto Agribisnis, Pembibitan kayu Jabon,Trading,Jasa Tanam, dan Jasa Perawatan hasil panen
13 Joko Surono Agribisnis, Pembuatan dan Perdagangan Alat2 Pertanian
14 Topan okta Setiawan Kuliner (makanan dan minuman)
15 Hari Purnomo Arif S., SP Pupuk, Saprotan, dan Hasil Pertanian
16 Dodik Haryadi, SPD Kuliner dan Jasa (Ayam Goreng Tanpa Tulang)
17 Rita Nugraheni Perdagangan Snack dan Furniture
18 Nur Purwantini Kripik pare
19 Hastuti Eko Mahanani Budidaya Perikanan Darat
20 Makhfud Syafudin Usaha produksi Kayu balok
21 Dhamas Faisal Hakim Budidaya Lele dan Gurame
22 Adi Nugroho Pengemasan Produk Olahan ikan Nila
23 Agus Aryanto Peternakan dan Perikanan serta Produk makanan Olahan
24 Muklas Ariesta Kuliner (Daging Puyuh dan Puyuh Ungkep)
25 Shinta Juniarti Home Industri (PANCAKE)
26 Cicik Farida Perikanan dan Produk Makanan olahan dari ikan
27 Sofa Nur Azizah Agroindustri Madu Mongso; Jenang Dodol
28 Ribka Yani Kristiana Makanan Jamur Crispy
29 Yosep Andhy purnomo Pengolahan Sampah Organik
30 Sudiman Pembuatan Pupuk Cair Organik, Pestisida Hayati

Apr
5
2012

PENDAFTARAN DAN SELEKSI UKM TENANT UNIT INKUBATOR BISNIS PSP-KUMKM LPPM UNS

JADI PENGUSAHA SUKSES, KENAPA TIDAK?!!?

UNIT INKUBATOR BISNIS PUSAT STUDI PENDAMPINGAN KOPERASI DAN UMKM (PSP-KUMKM) LPPM UNS BEKERJA SAMA DENGAN KEMENTRIAAN KOPERASI DAN UMKM RI” AKAN MEMBANTU MEWUJUDKAN IMPIAN ANDA DENGAN BERGABUNG BERSAMA KAMI DALAM PROGRAM INKUBATOR BISNIS UNS

Anda yang kami cari, jika Anda adalah :

1. Lulusan sma/ smk, diploma dan S1 yang telah memiliki usaha di bidang

agribisnis/ agroindustri selama 1 – 2 tahun

2.  Memiliki jiwa kewirausahaan tinggi

3. Mempunyai karakter, pengetahuan dan wawasan tentang produk yang sudah dan akan dikembangkan

4. Mengikuti seleksi

FORMULIR PENDAFTARAN DAPAT DIDOWNLOAD Di

http://www.lppm.uns.ac.id; http://www.uns.ac.id; http://bds.lppm.uns.ac.id .

atau diambil di sekretariat unit inkubator bisnis PSP-KUMKM Kampus Mesen Jl. Urip Sumoharjo No 110 Surakarta Telp (0271)7028051

Waktu pendaftaran tanggal 9 – 19 April 2012 pada jam kerja 08.00 – 16.00 WIB

Peserta terbatas dan pendaftaran ditutup sewaktu-waktu bila kuota pendaftar sudah terpenuhi.

Berkas formulir yang telah diisi dikirim melalui email ke inkubator_pspkumkm@yahoo.com atau diserahkan langsung ke sekretariat unit inkubator bisnis PSP-KUMKM di Kampus Mesen Jl. Urip Sumoharjo No 110 Surakarta.

SELEKSI DILAKSANAKAN

SENIN, 24 APRIL 2012 DI INDAH PALACE HOTEL Jl. VETERAN NO 284 SOLO

MULAI JAM 08.00-SELESAI dengan membawa berkas fotokopi ijazah terakhir dan pas photo berwarna 3 x 4 sebanyak 2 lembar.

PROGRAM INKUBATOR BISNIS YANG DITAWARKAN :

1. Berbagai program pelatihan dalam pengembangan usaha

2. Magang usaha

3. Temu Bisnis

4. Program pendampingan usaha

PESERTA PROGRAM TIDAK DIPUNGUT BIAYA (GRATIS)


FORMULIR PENDAFTARAN

CALON UKM TENANT

INKUBATOR BISNIS PSP-KUMKM

Foto Diri

(ukuran 3×4)

BIODATA PESERTA

A. IDENTITAS PRIBADI

1.

Nama lengkap

:

……………………………………………………………………..

2.

Tempat/tanggal lahir

:

……………………………………………………………………..

3.

Jenis Kelamin

:

……………………………………………………………………..

4.

Status Perkawinan

:

5.

Alamat rumah

:

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

6.

Alamat blog/ email

:

……………………………………………………………………..

7.

No. Telp/ HP

:

……………………………………………………………………..

8.

No. Identitas diri (KTP/SIM)

:

…….……………………………………………………………….

B. PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN

9.

Riwayat Pendidikan (tulis secara singkat pendidikan mulai SLTA sampai perguruan tinggi)

:

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

10.

Pendidikan Lain/ Kursus

:

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

11.

Keterampilan kerja yang dimiliki

:

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

C. IDENTITAS USAHA

1

Nama Perusahaan

:

……………………………………………………………………..

2

Jenis Usaha

3

Lama Berusaha

4

Bentuk Perusahaan

:

PT/CV/Firma/Peorangan/UD (coret yang tidakperlu)

5

Alamat Usaha

:

……………………………………………………………………..

6

Ijin Usaha yang dimiliki (jika ada)

:

SIUP/TDP/HO/SPTIK/AKTE (coret yang tidakperlu)

7

Perlindungan HAKI (jika ada)

……………………………………………………………………..

8

Merk dagang

:

……………………………………………………………………..

9

Ijin Merk

:

……………………………………………………………………..

10

Produk Utama

:

……………………………………………………………………..

11

Kapasitas produksi

:

………………../ bulan

12

Omset usaha per bulan (Rp/ bln)

:

……………………………………………………………………..

13

Jumlah tenaga kerja

:

…………………….orang

D. MOTIVASI BERUSAHA

14.

Pengalaman Berusaha

:

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

15.

Latar Belakang keinginan calon UKM tenant mendapatkan pendampingan dari program ini

:

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

16.

Latar belakang Motivasi calon UKM tenant mendapatkan pembinaan dari program ini

:

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

Surakarta,

__________________________


Aug
12
2011

BDS LPPM UNS fasilitasi Program IbM introduksi teknologi biogas di Klaster Tahu Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo

BDS LPPM UNS melalui tim pengabdi yang diketuai Emy Widiyanti, SP.MSi, dengan anggota Bekti Wahyu Utami, SP.MSi dan Choirul Anam, S.TP.MP, mengadakan pelatihan tentang pembuatan biogas dan pemeliharaan biogas di Klaster Tahu Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Pelatihan pembuatan biogas diperuntukkan bagi pengrajin tahu agar mengetahui secara detail tentang apa itu biogas, manfaat, dan nilai tambah yang diperoleh dari pengelolaan limbah tahu menjadi bahan bakar yang lebih menguntungkan. Rencana selanjutnya tim pengabdi merancang bersama UMKM membuat biogas yang ditempatkan di salah satu lokasi UKM tahu.

Aug
11
2011

BDS Fasilitasi Penyuluhan Klaster pada Sentra Gitar Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo

BDS LPPM UNS pada bulan Juli 2011 melalui fasilitator klaster Kunto Adi, SP.MP diundang oleh sentra gitar Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo untuk mengadakan penyuluhan kelembagaan klaster UMKM pada sentra gitar. Peserta kegiatan tersebut para pengrajin gitar yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Kondisi di sentra gitar tersebut, belum mempunyai lembaga/kelompok yang eksis yang menaungi para pengrajin gitar di sentra tersebut.

Aug
11
2011

BDS LPPM UNS fasilitasi sosialisasi hasil pemetaan status dan faktor pengungkit pengembangan ekonomi lokal Kabupaten Sukoharjo

BDS LPPM UNS yang selama ini selaku pembina klaster UMKM di Kabupaten Sukoharjo, pada tanggal 28 Juli 2011, bertempat di Ruang Bappeda Sukoharjo memfasilitasi sosialisasi hasil pemetaan status dan faktor pengungkit Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) Kabupaten Sukoharjo tahun 2011. Fasilitator BDS Kunto Adi, SP.M dan dari FEDEP Danto Pramonosidi, MSc. Bekerjasama dengan Bappeda Sukoharjo dan FEDEP Kabupaten Sukoharjo menyusun laporan hasil pemetaan status dan pengungkit PEL berdasarkan hasil pemetaan status pada tanggal 25 Juni 2011. Peserta yang hadir antara lain : 8 klaster UMKM, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindag, Bappeda, Dinas Pertanian, dan dinas terkait lain. BDS selama ini berkomitmen dalam pendampingan UMKM di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Klaster UMKM yang selama ini menjadi klaster unggulan di Kabupaten Sukoharjo yaitu : Klaster Meubel Bulakan, Klaster Rotan Trangsan, Klaster Tahu, Klaster Jamur, Klaster Batik, Klaster Tenun Lurik, Klaster Ternak Sapi dan Klaster Pertanian Organik. Diharapkan dari hasil PEL tersebut, menjadi acuan bagi dinas terkait dan pemda Kabupaten Sukoharjo untuk merancang Program Kerja Klaster Unggulan Kabupaten Sukoharjo tahun 2012-2013.

Aug
11
2011

BDS LPPM UNS fasilitasi pelatihan IbM Jamur Tiram Pada Kelompok Gotong Royong di Ngrambe, Kabupaten Ngawi

Program IbM dengan judul Kelompok Gotong Royong Jamur Tiram Desa Sidomulyo Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi yang diketuai oleh Erlyna Wida R, SP. MP telah melakukan introduksi alat sterilisasi baglog jamur tiram. Alat sterilisasi tersebut diintroduksikan sebanyak 3 unit dengan kapasitas masing-masing sebesar 600 baglog sehingga total kapasitas sebesar 1.800 baglog. Alat sterilisasi ini diintroduksikan dalam rangka memperbaiki kinerja alat sterilisasi yang telah ada. Baglog yang steril menjadi syarat mutlak proses budidaya jamur tiram karena baglog yang kurang steril dapat mengakibatkan tumbuhnya ulat dan hama yang mengakibatkan tidak baiknya pertumbuhan jamur tiram.

Aug
11
2011

BDS Fasilitasi Pelatihan IbM Jamur Tiram

Bertempat di rumah Bapak Basuki (bendahara kelompok gotong royong jamur tiram) pada hari selasa 2 Agustus 2011, Tim Pengabdian program IbM DIKTI yang diketuai oleh Erlyna Wida R, SP. MP telah dilaksanakan pelatihan manajemen usaha dan aksesibilitas permodalan. Perkembangan budidaya jamur tiram telah menjamur di berbagai tempat, tak terkecuali di Desa Sidomulyo Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi. Dalam pelatihan manajemen usaha menitikberatkan pada bagaimana antar anggota kelompok terjadi kesepakatan dalam budidaya jamur tiram. Selama ini pengelolaan manajemen produksi belum dikelola dengan baik oleh kelompok sehingga pada waktu-waktu tertentu terjadi over produksi sehingga harga jamur tiram turun dan pada waktu-waktu tertentu tidak ada suplly jamur tiram sehingga harga jamur tiram sangat mahal. Harga yang mahal ini terkadang tidak dirasakan oleh produsen karena produsen baru memproduksi baglog untuk proses produksi selanjutnya. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan terjadi penjadwalan budidaya jamur tiram antar anggota kelompok sehingga harga jamur tiram stabil di pasaran.

Di sisi lain dalam aksesibilitas perbankan, staf Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Kecamatan Ngrambe dihadirkan dalam kesempatan tersebut. BRI menawarkan program KUR bagi produsen yang belum pernah memperoleh kredit dari perbankan dengan tingkat suku bunga 1% dan program kupedes bagi yang sudah pernah memperoleh program kredit. Dengan produsen dapat mengakses kredit dari perbankan diharapkan masalah permodalan dapat diminimalisasi sehingga usaha dapat berkembang.

Jul
21
2011

BDS Fasilitasi Pengembangan Ekonomi Lokal di Kabupaten Sukoharjo

Pada tanggal 10 Juni 2011, diadakan workshop PengembanganEkonomi (PEl) sebagai upaya untuk mengindentifiikasi permasalahan, potensi sentra-sentra unggulan Kabupaten Sukoharjo, mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan ekonomi lokal di Kabupaten Sukoharjo, sekaligus menyusun Rencana Tindak Pengembangan Ekonomi Lokal di Kabupaten Sukoharjo. BDS yang mulai tahun 2009 ditunjuk sebagai pembina klaster UMKM di Kabupaten Sukoharjo, dalam hal ini bertindak selaku fasilitator pengembangan ekonomi lokal, yang dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan Bappeda dan FEDEP Sukoharjo.

Apr
11
2011

BDS Reorganisasi Klaster Tahu Kabupaten Sukoharjo

BDS sebagai anggota FEDEP Kabupaten Sukoharjo, pada tanggal 30 Maret 2011, melaksanakan pendampingan klaster tahu Kabupaten Sukoharjo, melalui kegiatan Reorganisasi Klaster tahu, yang selama dirasa berjalan kurang optimal. Pelaksanaan kegiatan tersebut di Desa Dukuh, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo. Peserta pertemuan adalah UKM anggota klaster Tahu Kabupaten Sukoharjo sebanyak 20 orang, Bapeda Sukoharjo, FEDEP Kabupaten Sukoharjo, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sukoharjo, Ketua Klaster Pertanian Terpadu, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo. Tujuan kegiatan ini adalah sebagai upaya koordinasi lebih lanjut terkait pendampingan klaster tahu di Kabupaten Sukoharjo diantara stakeholders terkait dan mengoptimalkan kelembagaan klaster yang sudah ada, sehingga lebih memberikan manfaat bagi anggotanya. Selain itu juga di pertemuan tersebut, diinformasikan berbagai tawaran/peluang kegiatan kerjasama yang bisa diraih oleh klaster tahu Kabupaten Sukoharjo.